WA 087856570808

Home / Daerah

Selasa, 20 September 2022 - 18:53 WIB

Gedung MCC ‘Magrong Magrong Pinggir Embong’, Tinggal Tunggu Keputusan Walikota Malang

MonitorsNetWork.com, Malang – Hingga saat ini, jelang akhir tahun 2022, gedung MCC 8 lantai berdiri megah yang dibangun dari uang rakyat dengan anggaran sebesar 100 Miliar lebih belum juga segera di operasionalkan.

Dihubungi monitorsnetwork.com, Selasa (20/09/2022), anggota DPRD Kota Malang dari Komisi B dan C pun memberikan tanggapan dari berbagai sudut pandangnya. Setidaknya ada respon terkait berdirinya bangunan gedung MCC yang dari luar terkesan seperti sebuah Hotel berbintang.

Dari Komisi B, Arif Wahyudi, terkait gedung MCC, menurutnya secara fisik gedung Malang Creative Center boleh dikatakan sudah selesai, namun sarana dan prasarana yang ada didalamnya agar bisa aktif beroperasi sepengetahuan anggota dewan itu, masih belum terpenuhi, karena masih dalam tahap pengadaan, dan sebagian melalui perubahan APBD Tahun anggaran 2022.

Bagi Arif Wahyudi, kalau toh mau di resmikan ya sah-sah saja itu, karena menjadi kewenangan pihak eksekutif. “Tetapi saya pastikan, bahwa ekspektasi masyarakat yang mempunyai pandangan, begitu MCC diresmikan langsung bisa beroperasi untuk ditanggalkan dulu. Karena sampai dengan hari ini konsep pengelolaan MCC belum secara matang tertuang didalam surat resmi,” ujar Arif Wahyudi.

“Bahkan rencana bekerjasama dengan pihak ketiga, dalam hal ini Perseroda Tugu Aneka Usaha pun juga belum jelas,” ungkap pria yang dijuluki bang kumis itu.

Ditambahkan olehnya, soal perencanaan, yang dia ketahui memang sudah direncanakan, ruang mana yang dipakai sebagai fungsi sosial dan ruang mana yang dimanfaatkan untuk bisnis. Namun demikian, bagaimana hak dan kewajiban masing masing pihak belum nampak ke permukaan.

Sementara legislator asal fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Wanedi, Sekretaris Komisi C memberikan komentarnya dari sudut peruntukannya gedung tersebut didirikan.

“Dengan anggaran sebesar 100 M lebih dan sudah tahap terselesaikan pembangunannya, maka segera MCC bisa di gunakan sesuai dengan peruntukannya. Dimana pelaku ekonomi kreatif terdiri dari 17 subsektor segera mengambil bagian untuk berkontribusi memberikan nilai manfaat dari pembangunan MCC. Kami akan kontrol dan mengawasi pelaksanaan pengoperasionalnya, sesuai rencana atau tidak,” ujar Ahmad Wanedi.

Tanggapan dari anggota dewan yang lain, politisi PSI justru telah ditulis diakun medsosnya. Jose Rizal dari komisi yang sama dengan AW (Arif Wahyudi) yaitu komisi B dalam tulisannya justru menunggu kepastiannya gedung MCC dioperasionalkan.

Menurut pandangan Jose Rizal, bahwa gedung MCC sudah berdiri tegak, ‘magrong-magrong pinggir embong’, hampir 100 persen.

So what? What is your plan? Your road map? Who will be responsible for utilizing the 8-floor building? Etc etc etc ..

“Masih terasa ada keraguan dan kegamangan di antara para kandidat pengelola dan pemanfaat gedung itu, sementara tahun 2022 sdh hampir habis,” ungkap Jose.

“Itu semua hanya butuh satu hal saja, yaitu keputusan dan kepastian segera dari Walikota Malang, Sutiaji,” tegas Jose.

“Semoga gedung itu termanfaatkan dengan baik dan optimal serta meningkatkan kebahagiaan warga Kota Malang,” sambung Jose Rizal. (galih)

Share :

Baca Juga

Khofifah Resmikan Masjid BSI di Kawasan Wisata Bromo

Daerah

Khofifah Resmikan Masjid BSI di Kawasan Wisata Bromo

Daerah

PWNU Jatim-Forum Pimred Jatim Adakan FGD, Ini yang Dibahas

Daerah

Pemotongan Hewan dalam Wabah PMK, Begini Pesan Wali Kota Eri Cahyadi

Daerah

Lestarikan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, PJT I dan Pertamina Tanam 50 Ribu Batang Mangrove

Daerah

Aksi Pengurus INAKER Kota Malang Bentangkan Merah Putih di Bundaran Tugu

Daerah

Respon DLH Terkait Temuan Sampah Busuk Jenis Limbah Potong Hewan di Area Dau Kabupaten Malang
Inovasi Layanan Pembelajaran Bencana BPBD Jatim Dapat Apresiasi Dari Konjen Australia

Daerah

Inovasi Layanan Pembelajaran Bencana BPBD Jatim Dapat Apresiasi Dari Konjen Australia
Pengusaha Dari Kamar Entrepreneur Indonesia Lakukan Business Trip ke Bojonegoro

Daerah

Pengusaha Dari Kamar Entrepreneur Indonesia Lakukan Business Trip ke Bojonegoro